*KETIKA YESUS MENGETUK PINTU*

*
*
Di Oxford, Inggris ada sebuah kapel, yang di depan
altarnya tergantung sebuah lukisan yang sangat terkenal
di dunia. The Light of the World karya Holman Hunt.
Banyak orang telah melihat lukisan ini, namun sangat
sedikit yang mempelajari arti dari lukisan ini.

Lukisan ini menggambarkan Yesus dalam kepenuhanNya
sedang memegang lentera di tanganNya berdiri di depan
pintu tanpa palang di luar, jalan menuju tempat itu
dipenuhi rumput-rumput liar. Inspirasi dari lukisan itu
berasal dari Wahyu 3:20: “Lihat, Aku berdiri di muka
pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar
suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk
mendapatkannya dan Aku akan makan bersama-sama
dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.”

Sewaktu Yesus mengetuk pintu, ekspresi wajah-Nya
sangat berkesan, Ia tahu siapa yang ada di balik pintu
tersebut. Yesus sangat berharap untuk masuk.

Lentera melambangkan hati nurani; wajah lembut Tuhan
memancarkan cahaya yang sulit dijelaskan.
Ada kecermelangan yang tampaknya muncul dari
kepribadian-Nya. Hati nurani adalah titik hubungan;
kehadiranNya adalah Cahaya yang berdiam yang
menyingkapkan apa itu baik dan jahat.

Tuhan tahu apa yang menjadi pergumulan kita, dan ia
rindu untuk menolong kita, itu sebabnya Yesus mengetuk
pintu hati kita. Ia tahu kelemahan kita, dan apa yang
menjadi masalah terbesar dalam hidup kita, itu sebabnya
ia datang untuk memberikan kekuatan supaya kita
menjadi penakluk dan pemenang atas permasalahan dan
pergumulan kita.

Pertanyaan saat ini, seperti yang tergambar dalam
lukisan tersebut. Pintu itu hanya bisa dibuka dari dalam.
Yesus bukanlah tipe orang yang mendobrak pintu rumah
orang lain. Dia mengetuk dengan sopan dan lembut.
Kini, bersediakah Anda membukakan pintu bagiNya,
agar Ia masuk dan menerangi hidup Anda dengan
kemuliaanNya? Keputusannya ada di tangan Anda.

Dari Warta Santo Matius Bintaro