*ALASAN DI BALIK KEGAGALAN*

Bila Anda mencari alasan utk sebuah
kegagalan, Anda bisa temukan berjuta alasan
dengan mudahnya.
Namun sebuah alasan tetaplah alasan.
Alasan tidak akan mengubah kegagalan
menjadi keberhasilan.
Kerapkali, alasan sama dengan pengingkaran.
Semakin banyak Anda menumpuk alasan
semakin besar pengingkaran yang Anda
lakukan pada diri Anda sendiri.
Hal ini justru akan menjauhkan Anda dari
keberhasilan, sekaligus melemahkan kekuatan diri Anda sendiri.
Berhentilah mencari sebuah alasan untuk
menutupi kegagalan.
Mulailah bertindak untuk meraih keberhasilan.

Belajarlah dari penambang yang tekun mencari emas.
Ditimbanya berliter-liter tanah keruh dari sungai.
Disaringnya lumpur dari pasir.
Dipisahkannya pasir dari logam.
Tak jemu ia lakukan hal itu hingga tampaklah
butiran emas berkilauan.

Begitulah semestinya Anda memperlakukan kegagalan.
Kegagalan itu seperti pasir keruh yang
menyembunyikan emas.
Bila Anda terus berusaha, tekun mencari
perbaikan di sela-sela kerumitan, serta berani
menyingkirkan alasan-alasan, maka Anda
menemukan cahaya kesempatan.
Bila Anda hanya mencari alasan, sama saja
halnya dengan membuang pasir dan semua
emas yang ada di dalamnya.

Diambil dari Warta Santo Matius Bintaro